Apa kabar kamu, pria yang tak berkabar?
Sehatkah? Atau sakitkah?
Semalam aku memimpikan kamu.
Aku melihatmu terbaring lemah, namun aku tak tahu benar keadaanmu sebenarnya.
Bolehkah aku meneleponmu?
Jika tidak, paling tidak biarkan aku mengirimkan sebuah pesan singkat.
Ataukah aku hanya boleh berdoa untukmu lalu menunggu kabarmu lewat mimpi?
Bagaimana dengan surat rinduku? Sudahkah kau membalasnya?
Atau bahkan kau belum menerimanya?
Tak apalah, tak usah kau hiraukan surat rindu itu. Cepatlah berkabar. Aku harap kamu sehat. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar