Sabtu, 24 Agustus 2013

manis-manis pahit



Setahun yang lalu, ketika semuanya berakhir. Aku tidak pernah bisa percaya. Kamu memberi kejutan yang paling menyakitkan bagiku. Hubungan kita seolah hanya mimpi. Mimpi yang terlalu cepat berakhir, secepat aku membuka mata. Rasanya seperti terbangun di neraka ketika kamu meminta menghapuskan ‘kita’.

Kata-kata indah, coklat manis, boneka lucu, bunga wangi, kenangan pertambahan usia semua seolah hanya bagian dari drama kecil yang kamu buat. Bodohnya aku mengikuti semua skenario itu. Tanpa aku sadari semua itu menyakiti diriku sendiri pada akhirnya.

Begitu cepat kamu beralih padanya. Dia yang sama-sama dekat dengan kita. 
Dia yang sahabatku, yang ternyata jadi kekasihmu. Dia yang jadi tempat curhatku, ternyata jadi tempatmu mencurahkan cintamu. Haruskah aku marah? Haruskah aku membencinya? Jika ia peka, aku rasa tidak perlu. Ia harusnya tahu kita. Tahu lukaku. Tahu jahatmu.

Kamu mengulangi lagi luka itu padanya. Karma datang tanpa diminta. Dia merasakannya. Dia kembali menjadi sahabatku. Tidak begitu denganmu. Kamu tetap menjadi orang asing bagiku. Orang asing dengan beberapa kenangan yang manis-manis pahit. 

Melihatmu lagi setelah sekian lama, bukan berarti aku bisa melupakannya. Aku melihatmu masih sama seperti dulu. Saat kamu lah satu-satunya, kamu lah senyum dan tawa ku. Melihatmu juga mengingatkanku akan luka itu. Bisakah aku berlari dari memori itu?

notice me



Takdir mempertemukan. Takdir juga yang menjauhkan. Aku tidak pernah tahu bagaimana kita akhirnya. Aku hanya tahu apa yang aku rasakan dan inginkan sekarang. Aku merindukanmu. Aku ingin kamu melihatku. Aku ingin kamu, hanya kamu.

Ini semua diluar rencanaku. Mungkin juga diluar rencanamu. Tapi tahukah kamu, kamu telah mencuri hatiku. Aku tidak pernah mengharapkan itu kembali. Tidak pernah. Aku ingin kamulah yang menyimpannya dan menjaganya sampai kita akan bertemu kembali, Mungkin saja semuanya berubah. Kamu akan tinggal. Kamu tidak akan pergi lagi seperti dulu……

you leave me breathless
you didn’t even try but you’ve stolen my heart and I don’t want it back
 
my friend keep sayin’ you’re untouchable
and I can’t help feeling invisible
words just can’t explain the way I feel inside

i’d do anything to catch you eyes
so you could see me in a different light
cause I wish you would notice me

we come from different places, boy I know
if you could only give me just one chance
I could be the one and here I am

Minggu, 18 Agustus 2013

17 Agustus 2011-2013 :')



17 Agustus tidak hanya sekedar 17 Agustus, tidak hanya sekedar hari kemerdekaan, tidak juga hanya hari Sabtu. Momen sederhana yang kita lalui 2 tahun lalu. Momen dimana aku bisa merasa sangat dekat denganmu. Kita bahu membahu melakukannya, diiringi sorak sorai teman-teman sekelas kita. Jantung ini hampir copot setiap kali kita bersentuhan. Tidak pernah sedekat itu sebelumnya. Tidak pernah. Dan kejadian itu terulang di kepalaku. Diputar di pikiranku seperti film.

Seandainya itu bukan tahun terakhir kita, aku akan dengan senang hati mengulanginya. Mengulangi setiap momen bersamamu. Mungkin aku akan memperbaikinya. Mencari celah untuk bisa menjadi sahabatmu. Menjadi orang yang dekat atau mungkin sangat dekat denganmu. Menjadi orang yang bisa kamu andalkan. Yah, tapi itu semua hanya harapan semu. Jarak, waktu, dan bahkan takdir, kini menjauhkan kita. Aku hanya bisa berharap takdir akan kembali mendekatkan kita sayang. Aku rindu kamu…

Sabtu, 17 Agustus 2013

i'm getting tired

Selama ini hanya kamu yang ada di hatiku. Selama ini hanya kamu yang aku nanti. Selama ini pula, aku menyimpan semua dalam hati. Mengenal kamu dari kejauhan sudah cukup membuatku mengerti. Aku mungkin tidak akan punya kesempatan bersamamu dan menunjukkan rasa cintaku.

Sebenarnya menunggu dan setia itu adalah hal yang sangat mudah ketika kita benar-benar jatuh cinta pada orang itu. Tapi ketahuilah sayang, tidak ada orang yang akan menunggu selamanya. Kamu yang jauh disana dan tak berkabar. Sepatah kata pun tak terucap. Selembar surat pun tak datang. Aku mulai ragu untuk menantimu, tapi hati ini masih mencintaimu. Pikiranku mengatakan tidak, tapi hati ini masih ingin menanti.

Oh simple thing, where have you gone?
I'm getting old and I need something to rely on
So tell me when you're gonna let me in
I'm getting tired and I need somewhere to begin

Rabu, 14 Agustus 2013

selamat ulang tahun mama :")



Cinta ini adalah cinta pertama yang aku rasakan. Tapi sungguh tidak ada keraguan dalam hatiku. Setiap detik yang kuhabiskan bersamamu, membuatku lebih yakin akan cinta ini. Cinta sejati yang takkan pernah tergantikan. Sejak pertama jantung ini berdetak dan sejak pertama mata ini terbuka, kau selalu ada bersamaku. Tak kau biarkan hal sekecil apapun menyakitiku. Tak kau biarkan siapapun merenggut kebahagiaanku.

Waktumu kau curahkan seluruhnya untukku, sejak aku lahir sampai aku beranjak dewasa kini. Sekarang kau membagi waktumu, bukan hanya untukku, kau menghabiskan banyak waktu melayaniNya. Kau menerima panggilanNya dengan sukacita. Aku tidak bisa iri padaNya, Dia adalah Bapa kita. Doa-doamu juga membawa berkat bagi keluarga kita. Dia juga mencintaiku sama seperti engkau mencintaiku sejak aku mengikutimu kemanapun sampai aku lahir dan beranjak dewasa. Cinta kalian menyertaiku sepanjang waktu. Aku percaya itu.

Aku belum bisa membahagiakanmu, belum juga bisa memberikanmu sesuatu yang berharga apalagi membalas seluruh jasamu. Aku sadari semua itu, apapun yang aku berikan mungkin tidak akan sebanding dengan pengorbanan dan perjuanganmu, terutama perjuanganmu melawan rasa sakit ketika melahirkanku. Maaf dan terimakasih sebesar-besarnya ma…hanya itu yang bisa kuucapkan.

Aku bahagia bisa selalu bersamamu, bisa merasakan kasih sayangmu, makan masakanmu setiap hari, semua yang kita lalui tidak akan pernah tergantikan dan terlupakan. Begitu pula cinta yang kau beri, begitu hidup dan nyata. Kau menolongku dan tetap disampingku ketika aku terjatuh, membuatku berdiri lebih kuat lagi.

Aku bahagia ma, diusiamu yang ke-41 tahun kau masih bisa mendampingiku, masih juga menyayangiku seperti dulu. Terimakasih ma….
Hanya tulisan ini yang bisa kuberikan sebagai hadiah di hari spesial ini.

Selamat ulang tahun ma, cinta dan doaku menyertaimu… :)