Sabtu, 17 Mei 2014

Perasaan atau Keadaan?

Ada yang berbeda saat aku menatap matamu.
Ada yang berbeda dari caramu menasehatiku.
Perbedaan-perbedaan itu kian terasa untukku.

Tatap mataku semakin memuja.
Sorot mataku selalu mengekori sosokmu, seperti tak ingin kehilangan jejakmu.
Langkah kakiku pun sebenarnya selalu mengikuti langkah kakimu, walau tak kentara benar, walau kau tak menyadarinya.

Aku....
Aku sungguh tak mampu menyembunyikan ini lagi.
Namun kurasa, pengakuanku percuma.
Kau takkan mempercayaiku.

Kamu adalah mantan temanku.
Temanmu sekarang sedang dekat denganku.
Entah mengapa harus serumit ini.

Salah perasaanku kah?
Atau salah keadaan ini?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar