Kamis, 10 Oktober 2013

janji tak terpenuhi



Malam ini aku datang ke tempat yang kau janjikan dulu. Tempat dimana kita akan menghabiskan waktu berdua sebelum kamu pergi jauh. Bukannya aku ingin mengenang janji-janji kosongmu. Sebaliknya, aku ingin mencari hiburan disana, menghilangkan penat dan ingin menghapus sebuah ingatan yang kusimpan dalam.

Tiba-tiba saja dia mengingatkan ku tentang kamu. Padahal aku ingin sekali terlihat tidak peduli. Aku ingin lupa besok tanggal 11 Oktober. Aku ingin berpura-pura tidak tahu kalau kamu besok akan kembali. Tahu kita akan berada satu kota lagi membuatku sedikit panik tanpa alasan pasti. Aku rasa aku hanya takut bertemu denganmu. Aku takut teringat lagi padamu. Aku takut kembali menjatuhkan hati ini padamu. Aku takut harapan itu tumbuh lagi dengan sia-sia.

Aku tidak tahu sampai kapan kita akan berada di satu kota tanpa bertatap muka. Selama ini aku tahan berada jauh darimu dan tidak berbicara padamu. Namun rindu ini sudah memuncak, sudah ingin dipuaskan dengan pertemuan dan pelukan. Aku harap rindu ini tidak mendorongku melakukan tindakan nekat demi bertemu denganmu. Bukan aku tak cinta, bukan pula tak rindu. Aku hanya takut terluka lagi saat bertemu.

Mengingat pertemuan terakhir kita sangat menyakitkan. Perpisahan terakhir kita juga tak jelas. Membuat semua yang kita lalui serasa tak nyata dan tak berarti. Aku pun meragu pentingkah pertemuan kita nantinya. Kuputuskan berpura-pura tak tahu dan tak peduli. Maafkan aku.
Saat aku kembali pulang, suara kereta yang melaju kencang membuyarkan lamunanku yang berganti menjadi bayangan kamu ada dalam kereta kosong itu dan melambaikan tangan padaku. Aku ingin kau kembali padaku. Tapi sepertinya kau selalu menemukan dia yang lebih baik, dia yang lebih cantik, dia yang lebih pintar. 

Wanita-wanita yang berdiri rapat di sekitarmu seperti pagar yang membatasi kita. Kamu menjadi sebatas imajinasi yang tak mungkin menjadi nyata. Rindu yang tak terbalas. Cinta yang menggantung terlalu tinggi. Seperti bintang yang tak bisa diraih dan janji yang tak terpenuhi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar