Perasaan ini muncul lagi. Perasaan aneh yang selalu
menghantuiku saat aku sendirian. Perasaan rindu yang minta dipuaskan dengan
pertemuan dan pelukan yang hangat dan erat. Perasaan yang juga bertabrakan
dengan perasaan ragu, perasaan tak yakin dan takut dipermainkan. Perasaan
takut, takut salah mengartikan semua ini, salah mengartikan ocehan di
twittermu. Perasaan yang menusuk, menyiksa, menakutkan.
Aku tidak pernah tahu bagaimana cara mengendalikan perasaan
ini. Berusaha sekuat hati ini untuk tidak pernah memikirkanmu lagi, tidak mencari
tahu tentang keadaan dan keberadaanmu, tidak lagi mau tahu apa yang kamu
rasakan saat ini. Aku tidak ingin terluka lagi, terlalu lama menanti, terlalu
takut menjauh, tapi juga terlalu sakit untuk dipaksakan tetap bersama.
Bisakah aku menghentikan semuanya? Aku tidak yakin, tapi aku
akan berusaha, meskipun aku tahu ini sangat sulit. Benar-benar sulit sampai aku
sendiri kebingungan, tak punya arah mau kemana, mereka semua tidak bisa
sepertimu. Aku nyaman bersama mereka tapi aku tidak mencintai mereka. Tidak
pernah. Aku hanya mengalihkan perhatianku agar aku melupakanmu. Namun saat aku
sendirian, bayanganmulah yang muncul, cerita tentang kita lah yang terbayang.
Apakah ini rindu? Ini cinta? Kenapa begitu menyiksa?
Bisakah aku menggantinya dengan perasaan bahagia? Perasaan
nyaman seperti yang aku butuhkan? aku ingin itu, aku butuh itu. Aku rasa aku
sudah sangat menyayangimu. Meski sedikit bahagiaku bersamamu. Membayangkan kamu
tidak disisiku sudahlah sangat buruk. Kini kamu benar-benar tidak disisiku.
Kamu menghancurkan hatiku. Hati yang masih merindukanmu walaupun sudah menjadi
kepingan-kepingan kecil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar