Jumat, 02 Agustus 2013

aku percaya



Aku rasa, memang hanya kamu yang ada di hati dan otakku. Aku juga rasa, aku melihat kisah kita di televisi. Melihat seorang gadis yang menangisi pujaan hatinya yang juga sedang menangis, tapi pria ini menangisi gadis lain yang sangat dicintainya. Mungkin kalau aku melihatmu menangisi gadis yang kamu cintai itu aku juga akan menangis, mungkin lebih keras. Dulu, beberapa kali aku melihatmu memasang wajah muram sepanjang hari. Meskipun kamu tidak menangis, aku merasakan kekecewaan yang kamu rasakan karnanya.  Aku berada cukup jauh darimu kini, aku tidak bisa melihatmu setiap hari seperti dulu. Hanya tulisan-tulisan singkat di akun jejaring sosial milikmu yang bisa kubaca. Aku mengikuti mu, walaupun kamu terlihat segan mengikutiku kembali.  Kamu harus tahu, setiap aku melihat kicauan-kicauan galau dan sedihmu hati ini rasanya ikut hancur berkeping-keping.

Harapanmu padanya terlalu tinggi sayang, seperti harapanku padamu. Kamu berharap bisa lebih dekat padanya. Aku tahu kamu bisa. Sedangkan aku? Aku tidak bisa berharap begitu. Kenapa? Aku tidak pernah sedikitpun ada di ingatanmu. Yang aku bisa lakukan hanyalah menulis dan menulis. Berharap keajaiban membawa tulisan ini padamu. Siapa yang tahu kan, mungkin kamu akan merasakannya. Tulisan ini untukmu sayang. Tidak perlu seluruh dunia membacanya. Cukup kamu dan malaikat-malaikatku yang membacanya. Malaikatku akan membuat kamu membacanya suatu hari nanti. Aku percaya itu. Aku berharap kamu akan menyadarinya ketika membaca ini. Ada orang yang menunggu, memperhatikan dan mencintaimu dengan sangat dalam. Tuhan? Tuhan tidak perlu membacanya sayang, aku percaya Dia tahu isi hatiku lebih daripada  yang aku tuliskan.

Menahan air mata tiap menulis surat-surat untukmu, itu sangat berat sayang. Tapi aku tidak akan menjadi gadis cengeng. Aku menahannya seperti aku menahan luapan rindu dan cinta yang terasa dalam hatiku. Aku tahu aku bisa. Aku tegar. Setidaknya aku berusaha tidak terlihat lemah, cinta itu tidak lemah sayang, cinta itu harus kuat, sekuat iman kita pada Yesus yang akan membawa kita pada keselamatan. Aku percaya cinta yang kuat ini akan membawa kita pada kebahagiaan kelak. Aku percaya sayang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar